BABINSA KORAMIL 1108/KADUNGORA SOSIALISASIKAN BAHAYA BULLYING DAN NARKOBA KEPADA SANTRI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL FALAH ASSAGIRI AL MUSRI 1
Garut - Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta bebas dari pengaruh negatif, Babinsa Desa Kadungora Koramil 1108/Kadungora Kodim 0611/Garut, Serka Ajan Ramdani, melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya bullying dan penyalahgunaan narkoba kepada santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Miftahul Falah Assagiri Al Musri 1.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (15/07/2026) pukul 09.00 WIB bertempat di Kampung Ciawi Kepuh RT 02/RW 08, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut. Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa bersama para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Miftahul Falah Assagiri Al Musri 1.
Dalam penyampaiannya, Babinsa memberikan pemahaman mengenai dampak buruk perilaku bullying terhadap kondisi psikologis maupun sosial korban, serta menjelaskan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, masa depan, dan kehidupan generasi muda. Melalui kegiatan ini diharapkan para santri memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk bullying serta menjauhi narkoba demi terciptanya lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan kondusif.
Ustad M. Jihaduddin Saleh menyampaikan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Koramil 1108/Kadungora yang telah memberikan wawasan dan edukasi kepada para santri. Materi tentang bahaya bullying dan narkoba sangat penting sebagai bekal bagi para santri agar mampu menjaga akhlak, saling menghormati, serta terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan."
Secara terpisah, Komandan Rayon Militer 1108/Kadungora Kapten CKE Andri Rustandi mengatakan, "Melalui kegiatan sosialisasi ini kami berharap para santri memiliki pemahaman yang baik tentang bahaya bullying dan narkoba, sehingga mampu menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba."
Sementara itu, Komandan Kodim 0611/Garut Letkol Inf. Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P. menegaskan, "Pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran Babinsa di lingkungan pendidikan dan pesantren merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membangun karakter generasi bangsa yang memiliki wawasan kebangsaan, berakhlak baik, dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk bullying dan narkoba."
Di tempat berbeda, Komandan Korem 062/Tarumanagara Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M. menyampaikan, "Edukasi kepada generasi muda harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Sinergi antara TNI, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, serta mampu membentengi para pelajar dan santri dari berbagai pengaruh negatif."
Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M. menambahkan, "Kodam III/Siliwangi akan terus mendukung setiap kegiatan pembinaan teritorial yang bertujuan membentuk karakter generasi muda. Kami berharap para santri menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, disiplin, serta menjadi pelopor dalam memerangi bullying dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing."

Updates.